SEKILAS INFO
: - Monday, 18-10-2021
  • 2 minggu yang lalu / Cendekiawan Muslim VI ? Sudah daftar belum….?
  • 2 tahun yang lalu / Selamat datang di website resmi Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan.
SHOLAT DAN PENGATURAN IRAMA TUBUH

Sejumlah penelitian ilmiah modern menunjukkan bahwa waktu-waktu sholat kaum muslimin sangat selaras dengan waktu aktivitas fisiologi tubuh yang seakan-akan menjadikannya sebagai pemimpin yang mengontrol irama kerja tubuh secara keseluruhan. Berikut kutipan hasil penelitian yang dipaparkan oleh Dr. Zuhair Rabih al-Qalmawi dalam bukunya, Al-IsytIsya’ bi ash-Shalah:

Bagi setiap muslim, ada lima shalat yang diwajibkan sepanjang siang dan malam. Al-Qur’an al-Karim telah mengisyaratkannya secara global, untuk kemudian diperinci secara elaboratif oleh Sunnah. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, bahwasanya Rasulullah Saw. Bersabda:

  • Waktu Zhuhur adalah ketika matahari telah tergelincir sampai dengan seseorang/benda sama panjangnya dengan bayangan hingga datang waktu Ashar.
  • Waktu Ashar adalah seseorang/benda sama panjangnya dengan bayangan hingga sebelum matahari terbenam.
  • Waktu Maghrib adalah saat matahari terbenam hingga selama sinar merah matahari terbenam hingga selama sinar matahari (syafaq) belum hilang.
  • Waktu isya’ adalah setelah sinar matahari (syafaq) hilang hingga pertengahan malam.
  • Waktu Subuh adalah dari terbit fajar hingga matahari terbit.

Dalam hadist ini, dijelaskan bahwa waktu sholat terkait dengan fenomena alam, yaitu penampakan dan keterbenaman matahari, atau siklus gelap dan terang di bumi. Dari sisi ini, sholat juga terkait dengan siklus-siklus biologis di dalam tubuh dan waktu-waktu puncak kulminasi setiap fungsi atau komponen tubuh. Sebab, siklus-siklus ini sebagaimana telah kami jelaskan  di muka juga terkait dengan pergantian siang dan malam.

Didalam otak terdapat sebuah kelenjar khusus yang sangat penting sekali, disebut dengan kelenjar pineal. Titik kelenjar ini bertanggung jawab atas sejumlah besar fungsi fisiologis tubuh dan memiliki kaitan erat dengan perubahan-perubahan eksternal melalui hypothalamus yang mengontrol dan mengatur kelenjar pineal agar mengeluarkan hormon-hormon saraf dengan mekanisme seperti di bawah ini:

Kelenjar Pineal memproduksi dan mengeluarkan sebuah zat penting bernama melatonin, namun volume sekresi zat ini berbeda sesuai dengan pergantian siang dan malam. Pada waktu gelap (malam) sekresi zat ini berlebih, sementara pada waktu terang (siang), sekresinya berkurang. Perubahan harian kadar melatonin di dalam darah antara naik dimalam hari dan turun di siang hari merupakan faktor (agent) yang bertanggung jawab atas pemberian isyarat pada organ-organ didalam tubuh agar menyesuaikan diri dengan waktu dan merubah ritme aktiviitasnya sendiri dengan alur regular yang sama. Inilah yang disebut dengan istilah ritme siklus.

Salah satu fungsi terpenting yang dikenal saat ini adalah fungsi kontrol melatonin atas aktivitas kelenjar seksual. Karena kelebihan jumlah jam terang dalam sehari (waktu siang lebih lama daripada waktu malam), sebagaimana yang terjadi pada musim semi dan musim panas, akan berpotensi menurunkan produksi melatonin, dan penurunan ini lebih lanjut akan merangsang aktivitas kelenjar seksual.

Hal ini dibuktikan dari wanita suku Eksimo yang hidup dikutub utara. Sepanjang musim dingin yang memiliki waktu malam yang sangat panjang, mereka praktis tidak bisa memproduksi sel-sel telur (ovum) akibat kelebihan produksi melatonin yang meningkat tajam dengan bertambahnya jam gelap (malam). Kondisi tersebut mengekang gairah indung telur dan membatasi aktivitas seksual mereka. Siklus haid dan aktivitas seksual mereka akan normal kembali di musim semi.   

Pertanyaannya, Bagaimana siklus gelap-terang bisa mengontrol kerja kelenjar pineal dan selanjutnya mengatur beragam aktivitas?

Perlu diketahui, dalam setiap siklus harian, saraf-saraf simpatik mengontrol aktivitas rutin kelenjar pineal, yang memproduksi zat melatonin. Titik kontrol ini terletak pada fungsi saraf simpatik dalam memacu aktivitas enzim yang mengubah zat serotonin menjadi N-Acetyl-Serotonin, yang selanjutnya bermutasi sendiri menjadi melatonim.

Terkait dengan kontrol melatonin, saraf simpatik merangsang sistem simpatik pada waktu malam dan menenangkannya pada siang hari dengan cara paralel dengan keminiman penerangan dimalam hari dan kemaksimalannya disiang hari. Disana ada serat-serat saraf yang bertolak dari retina ke hypothalamus, tepatnya ke inti nucleus yang berada diatas persimpangan saraf penglihatan sebelah kanan dan kiri. Biji nucleus inilah yang mengarahkan dan membawa serat-serat kekelenjar pineal.

Pada waktu gelap (malam), saraf-saraf simpatik mengeluarkan hormon neuroadrenalin dibawah pengaruh keminiman cahaya yang terjadi di retina mata pada waktu malam hari. Hal sebaliknya terjadi pada siang hari. Hormon neuro-adrenalin selanjutnya merangsang mesin penerima beta dikelenjar pineal, sehingga langsung mengaktifkan agen penting AMP Cyclic yang mendorong aktivitas enzim khusus memproduksi melatonin. Hal ini lebih lanjut memacu penambahan sekresi melatonin didalam darah pada malam hari. Proses sebaliknya terjadi pada siang hari. Sataf simpatik tidak lagi merangsang kelejar pineal dan tidak terjadi pula produksi maupun sekresi melatonin.

Jika tidur seseorang molor beberapa waktu hingga setelah sholat subuh, maka jam terangnya akan berkurang dan akan mengubah karakteristik ritme biologisnya. Hal yang sama akan terjadi jika seseorang tidur dari ashar hingga maghrib. Ritme biologisnya akan mengalami kekacauan pula, sehingga merusak organ tubuh yang beradaptasi setiap hari dengan sistem kehidupan yang berubah-ubah.

Sementara itu, jika seseorang rutin mengerjakan sholat subuh dan maghrib pada waktunya, sejak sebelum baligh dan usia matang berarti dia telah menyiapkan kelenjar pineal untuk menggunakan sistem alamiah dalam bekerja. Tidak diragukan lagi inilah rahasia  di balik motivasi rahasia Rasulullah Saw. Untuk menunaikan sholat sebagai pendidikan bagi seorang anak diusia dini, sebelum usia 10 tahun.

Sumber: Buku Ensiklopedia Sains Islami
Penulis : Atty

2 komentar

Indar Dewi, Wednesday, 25 Aug 2021

Bismillahirrahmanirrahim. Bersyukurlah kita ummat muslim yang taat melaksanakan sholat 5 waktu.

Reply

    mbs.tarakan, Wednesday, 22 Sep 2021

    Alhamdulillah

    Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

Maps Sekolah

Pengumuman

CENDEKIAWAN MUSLIM VI

Pembukaan Penerimaan Santri Baru MBS Tarakan Tahun 2021/2022

PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS 9 TAHUN AJARAN 2019/2020