SEKILAS INFO
: - Thursday, 25-04-2024
  • 2 tahun yang lalu / Cendekiawan Muslim VI ? Sudah daftar belum….?
  • 4 tahun yang lalu / Selamat datang di website resmi Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan.
Mental Health Issues

Kesehatan mental adalah kesejahteraan jiwa dimana seorang individu dapat mengontrol kestabilan emosi, beraktivitas secara produktif, serta mampu menerima segala kekurangan pada dirinya. Kesehatan mental memiliki pengaruh yang besar pada hidup seseorang. Karena, kesehatan mental juga berpengaruh pada kesehatan fisik dan keberlangsungan hidup suatu individu. Masalah ini tidak hanya dapat dialami oleh orang dewasa saja. Banyak remaja yang juga merasakan hal serupa.

Pada masa remaja, banyak hal yang dapat memengaruhi kesehatan mental. Diantaranya adalah, hormon yang menyebabkan ketidakstabilan emosi, perkembangan yang terjadi baik dari segi psikologis, biologis maupun emosional, ataupun lingkungan yang kurang mendukung.

Menurut riset, remaja yang berusia 15 tahun keatas rentan mengalami gangguan mental. Lebih dari 12 juta penduduk dunia berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi. Berdasarkan survey yang dilakukan, 96,4 % narasumber menyatakan bahwa mereka kurang memahami cara mengatasi permasalahan mental yang terjadi.

Pada periode ini, lingkungan pergaulan yang baru, tuntutan dari bidang pendidikan, hingga konflik yang berasal dari rumah juga menjadi faktor-faktor pemicu gangguan mental pada remaja. Banyak remaja yang masih kesulitan dalam menghadapi permasalahan-permasalahan baru dalam hidupnya. Hal tersebut menjadi alasan tak sedikit remaja yang mengalami stress.

Pada remaja, masalah kesehatan mental yang umum dialami adalah PTSD, ADHD, gangguan kecemasan umum, gangguan makan, skizofrenia, gangguan bipolar, dan depresi. Gangguan kesehatan mental pada remaja tak jarang memicu tindakan bunuh diri.

Di masa sekarang ini, topik ‘mental health’ sedang ramai di kalangan para remaja. Para remaja mulai memperluas pandangan serta wawasan mengenai permasalahan mental. Banyak kasus telah terjadi di negara kita yang dapat dijadikan contoh. Seringkali portal-portal berita menampilkan informasi mengenai kasus bunuh diri yang diakibatkan oleh depresi. Dengan adanya teknologi, para remaja dapat mencari informasi tentang bagaimana cara menjaga kesehatan mental.

Sayangnya, pemahaman mengenai kesehatan mental di Indonesia masih minim. Banyak orang tua yang berpadangan sempit bahkan cenderung menyepelekan permasalahan mental. Sehingga banyak remaja yang tidak mendapatkan penanganan yang seharusnya. Tak sedikit masyarakat Indonesia yang memiliki stigma negatif mengenai gangguan mental. Hal ini menyebabkan banyak penderita gangguan mental yang menutupi permasalahan mereka dan malu untuk berobat. Layanan-layanan yang tersedia pun kurang memadai serta sulit diakses para remaja. Bahkan mirisnya, para penyedia layanan tersebut dianggap kurang dapat memahami perasaan para penderita dan malah menyalahkan mereka atas permasalahan yang dialami.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan mental, yaitu :

1.       Berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya yang dapat menyehatkan fisik

2.       Menjaga pikiran positif

3.       Beristirahat yang cukup dan menjaga pola tidur

4.       Bersosialisasi dengan baik

5.       Mencari bantuan professional jika diperlukan

Dengan kondisi Kesehatan mental yang baik akan memberikan banyak manfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Jika Kesehatan mental terganggu, kondisi fisik serta kualitas hidup seseorang dapat menurun. Pemerintah dan masyarakat juga perlu bekerja sama dalam memperhatikan Kesehatan mental khususnya bagi remaja di Indonesia. Karena remaja merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat berperan penuh dalam pembangunan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Kirana Sakhi Fatimah Swadesi

TINGGALKAN KOMENTAR

Agenda

Maps Sekolah

Pengumuman

PEMBUKAAN PENERIMAAN SANTRI BARU MBS TARAKAN TA 2024/2025

CENDEKIAWAN MUSLIM VI

Pembukaan Penerimaan Santri Baru MBS Tarakan Tahun 2021/2022